Header Ads

Takeda Akan Menjual Portofolio Produk Mereka Ke Eropa Barat

Perusahaan produsen obat-obatan asal Jepang, Takeda Pharmaceutical Co dikabarkan telah menjangkau calon penawar untuk protfolio obat-obatan yang akan dijual di pasar Eropa Barat, seiring upaya mereka untuk memangkas tingkat hutangnya setelah melakukan pembelian terhadap Shire senilai $59 milliar.

Pihak Takeda berharap mampu memperoleh sekitar 1.5 milliar Euro atau setara dengan $1.68 milliar dari penjualan tersebut dan mereka telah mengirimkan paket informasi kepada pihak yang berkepentingan. Pihak Takeda telah menjalin kerjasama dengan JPMorgan untuk membantu menemukan pemilik baru dari portofolio tersebut dan menginginkan menerima penawaran indikatif setelah musim panas ini.

Penjualan ini terjadi di tengah adanya gelombang kesepakatan multi-miliar Dollar karena produsen obat tersebut berusaha untuk membeli perusahaan lain guna memerangi paten yang telah masuk periode kadaluarsa di produk obat-obatan blockbuster mereka serta sekaligus memperbarui jaringan pasar obat-obatan mereka.

Sementara itu sebelumnya Takeda telah mengakuisisi Shire, termasuk hutang Shire dengan nilai mencapai 5.7 triliun Yen atau setara dengan $52.73 milliar pada akhir bulan Maret lalu.

Sebagai produsen obat terbesar di Jepang, Takeda mengatakan pada Januari akan menjual aset mereka senilai $10 milliar, serta menjual paten dari produk obat mata mereka, Xiidra kepada pihak Novartis dengan harga penjualan mencapai $5.3 milliar.

Mereka juga berjanji akan lebih terfokus di limad bidang utama mereka, yaiut onkologi, gastroenterologi, ilmu syaraf, penyakit langka dan terapi turunan plasma, yang kesemuanya memberikan kontribusi hingga sekitar 75% dari total pendapatannya. Mereka berharap dapat mencapai kesepakatan penjualan obat-oabatan di Eropa Barat dengan perusahaan yang bergerak di industri farmasi atau perusahaan ekuitas swasta, sembari mengatakan bahwa portofolio ini dapat dibagi dan ditawarkan kepada dua pihak penawar.

Sumber lain mengatakan bahwa untuk sementara ini tidak ada pembeli yang jelas untuk seluruh portofolio, namun perusahaan dana ekuitas swasta dengan investasi perawatan kesehatan yang ada, seperti Cinven dan Bain Capital, yang menggabungkan kembali Stada, dan salah satu pemain dari kawasan Asia, terutama perusahaan farmasi India yang kemungkinan akan mengajukan penawaran seperti yang diharapkan.

Selain itu pihak Takeda dikabarkan juga tengah dalam proses untuk mendivestasi aset mereka di Amerika Latin yang saat ini bernilai sekitar $1 milliar.

Sedangkan penjualan Latam sudah berada di tahap akhir, dengan perusahaan farmasi asal Brasil, EMS dinilai sebagai pelopor bagi penjualan portofolio obat-obatan. Sebelumnya Reckitt Benckiser dan Megalab asal Uruguay telah terpilih bersama dengan EMS untuk mengajukan penawaran yang mengikat terhadap protofolio Latam, namun keduanya dinilai kecil kemungkinannya untuk dapat memenangkan penawaran tersebut.(WD)

Related posts