Header Ads

Tencent Berpotensi Mendapat Imbas Terkait Kebijakan Baru Terhadap Produk Video Game

Hanya berselang beberapa minggu pasca terjadinya permasalahan terhadap rilisan video game dengan pihak regulator konten pemerintah Cina, Perusahaan teknologi raksasa Tencent kembali akan berhadapan dengan aturan konten dari pemerintah. Pada hari Kamis kemarin Kementerian Pendidikan Rakyat Cina merilis catatan mengenai rencana mereka untuk mengekang meningkatnya masalah mata di kalangan penduduk muda negara tersebut.

Dalam rekomendasinya disebutkan bahwa Kementerian Pendidikan menyarankan untuk mengendalikan jumlah persetujuan video game online baru, sekaligus menerapkan sistem peringkat usia untuk game-game tertentu serta pembatasan jumlah waktu yang diizinkan untuk bermain video game online bagi anak di bawah umur. Perusahaan riset pasar, Niko Partners mengatakan bahwa dua dari rekomendasi yang dikeluarkan pemerintah tersebut, kemungkinan akan memiliki dampak yang cukup tinggi, namun mereka menganggap bahwa amandemen perizinan video game kemungkinan akan tetap dilaksanakan dalam beberapa bentuk, setelah rincian kebijakan lebih lanjut dikeluarkan oleh pihak berwenang.

Setidaknya pasar produk video game online akan sedikit terganggu, menyusul akan banyaknya perusahaan produsen video game online skala kecil yang berpotensi menderita akibat dampak kebijakan tersebut. Sebagai salah satu produsen video game online, Tencent nampaknya akan sedikit kesulitan untuk mendongkrak laju pendapatannya dari sektor video game. Hal ini terlihat jelas saat nilai saham Tencent sontak turun lebih dari 5.6%, dibandingkan penutupan hari sebelumnya, pasca dikeluarkannya rencana dari Kementerian Pendidikan tersebut.

Sebelumnya Tencent telah merilis laporan adanya penurunan laba pendapatan mereka untuk pertama kalinya dalam hampir 13 tahun.(WD)

Related posts