Think Tank: Brexit Menyebabkan Kepindahan Asset Keuangan Hingga $1.2 Triliun

Lebih dari 275 perusahaan keuangan akan memindahkan aset dan dana gabungan senilai $ 1.2 triliun dan ribuan staf dari Inggris ke Uni Eropa dalam kesiapan untuk Brexit dengan biaya hingga $ 4 miliar, sebuah laporan dari think tank mengatakan pada hari Senin.

Anggota parlemen Inggris akan memberikan suara pada hari Selasa pada penyelesaian perpisahaan dengan Uni Eropa. Tetapi dengan kurang dari tiga minggu sebelum Hari Brexit pada 29 Maret, masih belum jelas apakah kesepakatan akan disetujui, apakah keberangkatan dari UE akan ditunda, atau apakah akan terjadi tanpa persetujuan.

Laporan oleh think tank New Financial, salah satu yang paling rinci tentang dampak Brexit pada jasa keuangan, mengatakan kota Dublin sendiri menyumbang 100 relokasi, Luksemburg dengan 60, Paris 41, Frankfurt 40, dan Amsterdam 32.

Lembaga think tank independen mengatakan setengah dari perusahaan manajemen aset yang terkena dampak, seperti Goldman Sachs, Morgan Stanley Manajemen Investasi dan Vanguard, telah memilih Dublin, dengan Luksemburg sebagai pelabuhan panggilan berikutnya, menarik perusahaan seperti Schroders, Investor JP Morgan Wealth Management dan Aviva.

Hampir 90 persen dari semua perusahaan yang pindah ke Frankfurt adalah bank, sementara dua pertiga dari mereka yang pergi ke Amsterdam adalah platform perdagangan atau broker. Paris sedang mengukir ceruk pasar dan operasi perdagangan bank dan menarik banyak perusahaan.

Keuangan baru mengidentifikasi 5.000 perpindahan staf yang diharapkan atau perekrutan lokal, sebuah angka yang diperkirakan akan meningkat di tahun-tahun mendatang.

Sepuluh bank besar dan bank investasi bersama-sama memindahkan 800 miliar pound aset dari Inggris atau 10 persen aset perbankan di negara itu. Sebagian perusahaan asuransi telah menggeser aset gabungan 35 miliar pound, dan sejumlah manajer aset telah memindahkan total dana 65 miliar pound.

William Wright, pendiri dan direktur pelaksana New Financial, mengatakan pergeseran 10 persen dalam kegiatan perbankan dan keuangan akan memotong penerimaan pajak Inggris sekitar 1 persen, kata laporan itu.

Related posts