Header Ads

Tingkat Investasi Langsung Luar Negeri Korsel Melonjak Di Kuartal Ketiga

Tingkat investasi langsung ke luar negeri dari perusahaan Korea Selatan selama kuartal ketiga lalu, dilaporkan tumbuh dalam dua kuartal berturut-turut hingga mencatat pertumbuhan di laju tercepatnya sejak awal tahun lalu, yang mana data ini sangat bertolak belakang dengan data belanja perusahaan yang mengalami hasil yang buruk di dalam negerinya.

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Kementerian Ekonomi dan Keuangan pada hari ini, selama periode Juli-September, tingkat investasi langsung Korea Selatan di luar negeri mencapai sebesar $13.1 milliar atau mencatat kenaikan 33.0% dari periode yang sama setahun sebelumnya. Data ini mencatat lonjakan terbesarnya sejak kuartal pertama tahun lalu di saat tingkat investasi naik 61.4% dalam periode setahun.

Pada kuartal terakhir tahun lalu, investasi langsung ke luar Korea Selatan, dilaporkan turun, namun berhasil membalikkan keadaan di kuartal kedua tahun ini. Sebagian besar investasi ke luar Korea Selatan berasal dari sektor manufaktur, yang meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi $5.03 milliar. Hal ini terutama dikarenakan adanya akuisisi yang dilakukan oleh LG Electronics Inc terhadap produsen lampu otomotif asal Austria, ZKW dengan nilai akuisisi mencapai $1.2 milliar di bulan Agustus lalu.

Sementara sektor keuangan dan asuransi menempati posisi kedua dengan nilai investasi sebesar $3.88 milliar, turun sebesar 9.7% dari tahun sebelumnya. Sektor real estate berada di peringkat berikutnya dengan nilai $1.52 milliar dan sektor komunikasi informasi dengan besaran investasi senilai $550 juta.

Jika ditinjau dari negara tujuan investasi, AS dan Cina mencatat lonjakan terbesarnya. Investasi langsung ke AS melonjak 77.0% di tingkat tahunan dengan nilai investasi mencapai $3.74 milliar, berkat serangkaian transaksi M&A di sektor farmasi. Sementara investasi ke Cina naik lebih dari dua kali lipat menjadi $1.48 milliar, didukung peningkatan perusahaan yang ada. Sedangkan investasi ke Austria, yang sebelumnya hanya sebesar dibawah $20 juta, melonjak menjadi $1.23 milliar berkat akuisisi dari LG Electronics.

Semuanya ini sangat kontras dengan pencapaian investasi fasilitas domestik yang mencatat penurunan dalam enam bulan berturut-turut.(WD)

Related posts