Header Ads

TPG Telecom Setuju Untuk Merger Dengan Vodafone Australia

TPG Telecom Ltd Australia menyatakan bahwa pihaknya setuju untuk melakukan merger dengan Unit bisnis Vodafone Group Australia, guna mengurangi persaingan di pasar sekaligus menjadi pemain utama untuk menghadapi pesaing besar mereka, Telstra Corp Ltd dan Optus.

Jika merger ini terlaksana maka akan menggabungkan perusahaan telekomunikasi terbesar ketiga dan keempat di Asutralia, untuk menjadi ketiga terbesar yang dengan bisnis utama jaringan serat TPG dan sistem seluler milik Vodafone, sehingga diharapkan mampu membuat nilai sahamnya melonjak. Faktor yang mendasari terjadinya merger ini lebih disebabkan oleh kondisi di saat sektor telekomunikasi Australia tengah menghadapi pergolakan menyusul bermunculannya penyedia layanan broadband milik pemerintah, yang dinilai telah merusak profitabilitas sektor internet dan mendorong persaingan harga yang lebih ketat di pasar jaringan seluler.

Transaksi ini sedikit rumit, dimana saham TPG sebesar 49.9% akan diserahkan oleh entitas baru, yang menurut perkiraan akan memiliki nilai perusahaan hingga A$15 milliar ($11 milliar). Sementara sisanya akan dibagi secara merata antara dua pemilik Vodafone Australia, yaitu Vodafone Group dan Hutchison Telecommunications Australia. Setidaknya merger ini berpotensi membantu Vodafone yang telah berkutat dengan permasalahan keandalan jaringan sejak masuk ke pasa Australia di tahun 1993 silam.

Chief Executive Officer TPG David Teoh mengatakan kepada investor melalui conference call, bahwa penggabungan ini akan menciptakan ukuran, skala dan kekuatan dukungan finansial untuk bersaing di pasar telekomunikasi Australia. Keduanya berjanji untuk menciptakan sinergi dan tengah menyiapkan penawaran bersama untuk membeli spektrum jaringan 5G melalui lelang yang diadakan oleh pemerintah Australia pada November mendatang.

Dewan komisaris dan pimpinan TPG menyatakan dengan suara bulat bahwa mereka telah setuju dengan klausul merger dan berharap akan menyelesaikannya di tahun depan. Selain itu TPG juga menyatakan bahwa mereka akan memangkas bisnis seluler mereka di Singapura, dengan memisahkannya dari perusahaan gabungan yang baru nanti, sebagai salah satu bagian dari kesepakatan merger ini.(WD)

Related posts