Volkswagen Menjajaki Pembelian Saham JAC Dalam Jumlah Besar

Produsen otomotif terbesar Eropa, Volkswagen AG tengah menjajaki pembelian saham dalam jumlah besar di perusahaan patungan yang memproduksi kendaraan listrik di Cina, JAC Motors dan telah menunjuk Goldman Sachs sebagai penasihat dalam rencana tersebut.

Sebagai produsen mobil asing terbesar di Cina, langkah VW untuk membeli saham Anhui Jianghuai Automobile Group (JAC Motors), merupakan sebuah langkah terbari dari produsen mobil asing untuk meningkatkan taruhan mereka di mitra usaha patungan yang berada di Cina, seiring kebijakan Beijing yang melonggarkan aturan kepemilikan di pasar produk monbil terbesar dunia tersebut pada tahun lalu.

Sebelumnya pada Oktober lalu, perusahaan pesaing VW, BMW telah sepakat untuk membeli kendali terhadap perusahaan patungan utama mereka di Cina dengan nilai mencapai 3.6 milliar Euro ($4.05 milliar). Selain itu Daimler AG juga berniat untuk meningkatkan kepemilikan mereka di perusahaan mitra lokalnya yaitu BAIC Motor.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa pemerintah Cina melarang pihak asing untuk mengendalikan perusahaan produsen mobil Cina atau perusahaan patungan yang berada di Cina. Perusahaan Volkswagen AG yang saat ini memiliki kapitalisasi pasar senilai 75 milliar Euro, untuk sekarang ini diketahui bukan merupakan pemegang saham di JAC yang sahamnya terdaftar di bursa Shanghai, yang menurut data dari Refinitiv, memiliki nilai pasar sebesar $1.7 milliar.

Perusahaan induk pemilik JAC Motors, Anhui Jianghuai Automobile Group Holding, diketahui memegang 24% saham JAC dan sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah setempat. Pihak Volkswagen mengatakan kepada Reuters, bahwa pihaknya akan mengamati dengan cermat terhadap implikasi rencana tersebut terhadap bisnis mereka dan bagi mitra usaha patungan mereka, dan dalam hal ini pihak VW akan mengeksplorasi semua opsi yang memungkinkan dengan para pemangku kepentingan bersama guna mengamankan kesuksesan jangka panjang di pasar Cina.

Saham dari produsen mobil Cina tersebut melonjak dan mencapai batas kenaikan maksimum 10% per hari di sesi perdagangan Rabu sore ini, sementara saham VW sendiri justru bergerak dalam kecenderungan flat.

Produsen otomotif yang bermarkas di kota Wolfsburg Jerman ini, diketahui telah mengirimkan 4.21 juta unit produknya ke pasar Cina Daratan dan Hong Kong sepanjang tahun lalu, dan telah beroperasi selama beberapa dekade terakhir. Selain dengan JAC, VW diketahui memiliki usaha patungan dengan FAW Group dan SAIC Motor.

JAC sebagai produsen mobil lokal terbesar ke-11 di Cina berdasarkan penjualan, dikenal sebagai produsen berbagai kendaraan komersial termasuk truck pick up dan heavy duty truck. Selain itu mereka juga memproduksi kendaraan untuk produsen mobil listrik, NIO Inc yang merupakan salah satu pesaing dari Tesla Inc di Cina.(WD)

Related posts