Wall Street Ditutup Turun Seiring Aksi Sell-Off

Bursa saham Wall Street ditutup lebih rendah di sesi perdagangan Kamis waktu AS semalam setelah dibebani oleh penurunan saham Facebook yang terimbas dari pernyataan Presiden Donald Trump yang mengatakan bahwa dirinya akan menandatangani perintah eksekutif terkait perusahaan sosial media.

Saham perusahaan sosial media Twitter dan Facebook mengalami penurunan masing 4.4% dan 1.6%, menyusul berita yang mengatakan bahwa Trump mengatakan ia mengarahkan Jaksa Agung William Barr untuk bekerja dengan negara-negara bagian lainnya guna menegakkan hukum mereka sendiri terhadap apa yang disebut sebagai praktik bisnis yang menipu oleh perusahaan sosial media.

Sementara itu kekhawatiran terhadap hubungan AS-Cina yang nampaknya belum mendingin, seiring komentar dari Penasihat Gedung Putih Larry Kudlow yang menilai bahwa apa yang terjadi di Hong Kong saat ini nampaknya akan menjadi pertimbangan bagi pemerintah AS dalam meninjau kembali hubungan kedua negara di sektor perdagangan dan sektor lainnya, yang mana pernyataan ini sekaligus menegaskan apa yang telah disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo sehari sebelumnya.

Meskipun mengalami sell-off menjelang penutupan perdagangnnya, namun pergerakan bursa saham AS yang lebih tinggi mencerminkan bahwa investor terus bertaruh terhadap upaya pemulihan yang lebih cepat dari kemerosotan ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi virus corona.

Namun hubungan AS-Cina, sebagai negara ekonomi terbesar dunia, yang memburuk dalam beberapa pekan terakhir berpotensi menimbulkan aksi jual yang kuat dan menjadi ancaman bagi pemulihan pasar saham.

Indeks utama Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0.58%, sementara indeks S&P 500 kehilangan keuntungannya hingga 0.21%, sedangkan indeks Nasdaq Composite ditutup 0.46% lebih rendah.

Akan tetapi indeks S&P dinilai masih di jalur kenaikannya dari level rendahnya di bulan Maret, seiring dimulainya kembali aktifitas bisnis setelah ditutup selama beberapa pekan, serta adanya sejumlah besar langkah stimulus untuk memberikan dukungan bagi perekonomian AS.(WD)

Related posts