Wall Street Memulai Perdagangan September Dengan Volatilitas Buruk

Pasar Saham AS memulai perdagangan di September dengan volatilitas yang buruk. Indeks S&P 500 turun 0,69% pada perdagangan Selasa, hari pertama Wall Street di September setelah libur hari Senin. Indeks Dow Jones turun 1,08% , diikuti indeks komposit Nasdaq turun 1,1%.

Pasar keuangan AS ditutup pada hari Senin untuk Hari Buruh.

Perdagangan Selasa semalam, memiliki banyak alasan kemerosotan.

Berlakunya tarif baru 15% untuk barang-barang yang diimpor dari China dan tarif serupa yang diberlakukan oleh China pada produk impor dari AS. Kedua belah pihak sebagian besar telah mengurangi retorika, tetapi pembicaraan dagang yang diharapkan terjadi bulan ini belum dijadwalkan.

Laporan lemah tentang aktivitas manufaktur AS dari ISM meletakkan kondisi kontraksi di sektor ini untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Kekhawatiran berlanjut tentang kekacauan politik di Inggris yang dapat mempengaruhi ekonomi Inggris dan Eropa. Setelah penutupan sesi perdagangan, Perdana Menteri Boris Johnson kalah suara yang memungkinkan besok untuk debat terkait Brexit tanpa kesepakatan.

Banyak investor mengatasi volatilitas dengan mencari safe havens, terutama emas dan surat berharga. Emas berjangka melonjak $ 26,50 menjadi $ 1.555,90 per ounce dalam perdagangan berjangka di New York dan ada pembicaraan logam bisa bergerak lebih tinggi.

Imbal hasil Treasury 10-Tahun turun menjadi 1,472% setelah mencapai terendah dua setengah tahun di 1,429%.

Related posts