Wall Street Mencatat Kenaikan Dalam Dua Hari Berturut-Turut

Bursa saham Wall Street berhasil membukukan kenaikan dalam dua hari berturut-turut, menjelang rilis laporan pekerjaan sektor swasta AS.

Indeks utama Dow Jones Industrial Average naik 0.1%, sementara indeks S&P500 menguat 0.15%, sedangkan indeks Nasdaq Composite dan Nasdaq 100 masing-masing mencatat kenaikan 0.05% dan 0.14% di sesi perdagangan waktu AS semalam.

Reli tersebut nampaknya menjadi pertaruhan terhadap laporan pekerjaan Non-Farm Payroll yang akan dirilis pada malam nanti. Sejumlah analis memperkirakan bahwa laporan tersebut akan menunjukkan penambahan lapangan kerja sebanyak 185 ribu di bulan November, atau naik dari 128 ribu pekerjaan di bulan sebelumnya.

Sementara untuk tingkat pengangguran diproyeksikan akan tetap stabil di kisaran 3.6%, tidak berubah dari bulan Oktober dan hanya mencatat sedikit penurunan dari periode bulan Desember tahun lalu.

Sebelumnya Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa jumlah klaim pengangguran awal mencatat penurunan ke level terendahnya dalam tujuh bulan. Selain itu Departemen Perdagangan juga merilis data pesanan pabrik di bulan Oktober yang naik 0.3% dari bulan September, meskipun data ISM Manufacturing menunjukkan bahwa aktifitas manufaktur AS mengalami perlambatan.

Sepanjang sesi perdagangan semalam, saham-saham di sektor keuangan dan teknologi mencatat kenaikan terbesar dan memimpin kenaikan indeks utama Wall Street. Saham JPMorgan Chase, Soup Campbell dan saham RH berhasil mencatat kenaikan tertingginya dalam 52 pekan terakhir.

Sedangkan kegiatan penawaran umum perdana dari perusahaan minyak negara Arab Saudi, Aramco berhasil memberikan kapitalisasi pasar hingga sebesar $1.7 triliun, yang melebihi kapitalisasi pasar Apple saat ini yang hanya mencatat $1.2 triliun.

Terkait pembicaraan perdagangan AS-Cina yang tetap menjadi fokus dari para investor, nampaknya belum memberikan perkembangan baru yang signifikan dan kedua belah pihak masih terlibat dalam pembicaraan yang intensif. Hingga saat ini setiap perkembangan terbaru dari pembicaraan dagang antara AS dengan Cina, masih akan menjadi fokus perhatian pasar dan menjadi sentimen utama penggerak pasar global.(WD)

Related posts