Header Ads

Westpac Telah Menyelesaikan Diskon Penempatan Ekuitas

Intitusi perbankan Australia, Westpac Banking Corp telah mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya yelah menyelesaikan diskon penempatan ekuitas sebesar A$2 milliar atau sekitar $1.38 milliar, sehingga menyebabkan nilai sahamnya mengalami penurunan terburuk dalam hampir setahun terakhir, yang diakibatkan pula oleh laporan yang mencerminkan penurunan laba tahunan sebesar 15% yang dirilis pada Senin kemarin.

Issue price untuk penempatan yang setara dengan tingkat underwritter sebesar A$25.32 per lembar saham, yang menjadi disko sebesar 9% terhadap harga penutupan saham Westpac di sesi penurupan perdagangan Jumat pekan lalu.

Saham Westpac, yang melanjutkan perdagangan pada hari Selasa, merosot sebanyak 5.1% menjadi A$26.46 per lembar saham, yang sekaligus juga mencatat penurunan nilai saham terbesarnya sejak November 2018 lalu.

Henry Jennings yang menjabat sebagai manajer portofolio di Marcustoday Financial Newsletter, mengatakan bahwa hal itu merupakan sebuah potongan yang besar serta menjadi suatu masalah yang besar pula, dan dirinya meyakini bahwa sejumlah orang yang mengambil penempatan tersebut, telah melepas kepemilikan sahamnya ke pasar untuk mengambil manfaat dari besaran diskon tersebut.

Jennings juga mengatakan bahwa dilusi memainkan peran yang penting dalam pergerakan saham, sementara laju penurunan pendapatan justru menunjukkan bahwa bank tersebut tengah menghadapi sejumlah tantangan yang serius.

Pada saat bersamaan dengan pengumuman hasil tahunan serta pemangkasan besaran dividen untuk pertama kalinya dalam satu dasawarsa di hari Senin kemarin, institusi pemberi pinjaman nomer dua terbesar Australia tersebut juga mengumumkan peningkatan modal sebesar A$2.5 milliar, seiring upaya mereka untuk meningkatkan tingkat modalnya di tengah semakin ketatnya persyaratan peraturan perbankan Australia.

Penggalangan modal tersebut juga mencakup rencana untuk pembelian saham yang tidak ditanggung, melalui langkah dari Westpac untuk menargetkan tambahan sebesar A$500 juta.

Hasil perolehan laba yang dilaporkan oleh Westpac ini, hanya berselang sehari setelah rekan mereka yang berskala lebih kecil, Australia and New Banking Group (ANZ) juga melaporkan perolehan laba yang meleset dari harapan semula.

Empat bank besar di Australia diharuskan memiliki lebih banyak modal saat tingkat suku bunga berada di level rendah, pertumbuhan kredit yang melemah, meningkatnya persaingan serta pengawasan peraturan setelah adanya penyelidikan dari pemerintah terhadap sektor keuangan yang memperlihatkan semakin meluasnya pelanggaran di sektor tersebut.(WD)

Related posts