Header Ads

Yuan Menguat Sebagai Indikasi Pembicaraan Dagang Membaik

Yuan China menguat terhadap dolar AS sementara greenback diperdagangkan sedikit lebih rendah pada hari Senin di sesi Asia. Penguatan yuan ini karena prospek kesepakatan perdagangan China-AS meningkatkan minat investor untuk aset berisiko.

Pembicaraan perdagangan AS-China akan berlanjut di Washington minggu ini setelah kedua pihak mengakhiri diskusi terakhir di Beijing pekan lalu.

Keduanya, AS dan China melaporkan kemajuan dalam negosiasi perdagangan terbaru, meskipun Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa pembicaraan itu “sangat rumit.” Presiden menambahkan bahwa ia mungkin memperpanjang batas waktu 1 Maret dan menjaga tarif barang-barang China agar tidak naik.

Pasangan mata uang USD/CNY terakhir diperdagangkan di 6,7547, turun 0,2%.

Sementara itu, Federal Reserve akan menerbitkan risalah rapat kebijakan Januari pada hari Rabu di mana FED mempertahankan suku bunga dan mengejutkan pasar dengan beralih ke sikap yang lebih dovish pada kenaikan suku bunga di masa depan, dipicu inflasi yang lemah dan meningkatnya risiko pertumbuhan ekonomi global.

Sejumlah pejabat Fed, termasuk Presiden Fed New York John Williams, kepala St. Louis Fed James Bullard dan Gubernur Fed Randal Quarles dan Richard Clarida akan berbicara di Forum Kebijakan Moneter AS akhir pekan ini.

Indeks dolar AS tergelincir 0,1% menjadi 96,610.

Greenback turun lebih rendah pada hari Jumat setelah Presiden FED San Francisco Mary Daly menyarankan bank sentral menunda kenaikan suku bunga pada tahun 2019. Mata uang AS membukukan kerugian minggu kedua dan turun 1,7% tahun ini.

Di tempat lain, pasangan mata uang AUD/USD naik 0,2% menjadi 0,7151. Reserve Bank of Australia akan mempublikasikan risalah rapat kebijakannya pada hari Selasa.

Sedangkan pasangan mata uang USD/JPY naik 0,1% 110,53.

Related posts