Header Ads

Trade Wars Memberikan Tekanan Bagi Pasar Saham Global

global marketKekhawatiran terhadap timbulnya perselisihan perdagangan antara AS dengan negara-negara ekonomi utama lainnya, telah memberikan tekanan bagi pasar saham global. Sementara itu pasar minyak mentah masih dihiasi oleh aksi taking profit setelah negara eksportir utama bersepakat untuk meningkatkan output produksi secara moderat. Harian The Wall Street Journal mengatakan bahwa Presiden Donald Trump berencana untuk melarang lebih banyak perusahaan Cina untuk berinvestasi di perusahaan teknologi AS serta berencana untuk memblokir ekspor teknologi ke Cina. Ketegangan yang terjadi di perdagangan global sangat memukul sektor industri otomotif Eropa, yang dilaporkan jatuh sebesar 1.4% sekaligus membukukan kerugian dalam tujuh hari berturut-turut setelah Trump menyatakan bahwa dirinya akan menaikkan tarif impor mobil dari Uni Eropa hingga sebesar 20%. Indeks MSCI’s All-Country World, yang mengukur pergerakan saham di 47 negara, dilaporkan mengalami penurunan sebesar 0.3% di sesi perdagangan pagi pasar Eropa. Bursa saham Cina termasuk yang membukukan kerugian paling besar dengan mencatat penurunan sebesar 1.27% setelah mencatat penurunan 3.7% pada sesi perdagangan sepanjang pekan lalu. Hal ini diakibatkan oleh ancaman Trump yang mengklaim mampu mendapatkan $200 milliar dari impor Cina dengan besaran tarif hingga 10%. Sementara itu pasar minyak dihiasi oleh aksi profit taking setelah pada Jumat lalu membukukan kenaikan setelah negara anggota OPEC dan non-OPEC menyetujui adanya peningkatan produksi yang lebih kecil dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Related posts