CLSC: Outlook 12 Mei 2022

CLSC: Outlook 12 Mei 2022

Pergerakan Minyak Tidak Menentu

Minyak kembali melonjak mendekati level $105 setelah terkoreksi selama dua hari ke bawah level $100 karena likuiditas dan volume tetap rendah, memperburuk pergerakan pasar.

West Texas Intermediate berjangka (harga minyak acuan AS) rebound lebih dari $5 setelah jatuh di bawah $100 per barel pada hari Selasa. Minyak sedang mengalami salah satu periode perdagangan yang paling kacau. Ini disebabkan oleh faktor perang di Ukraina dan sanksi berlanjut terhadap Rusia.

Kasus infeksi COVID di Shanghai dan Beijing turun pada hari Selasa, memberikan optimisme perbaikan yang hati-hati setelah penguncian menyebabkan lonjakan inflasi pada bulan April.

Di AS, harga konsumen naik lebih dari yang diharapkan, menunjukkan inflasi akan bertahan pada tingkat yang lebih tinggi, lebih lama.

Pedagang terus memantau upaya UE untuk menyetujui sanksi atas impor minyak Rusia. Sedangkan Hongaria mengatakan hanya akan setuju jika pengiriman melalui pipa dikecualikan. (AN)

Related posts