Kospi Terimbas Defisit Fiskal Korea Selatan

Kospi Terimbas Defisit Fiskal Korea Selatan

Menurut data yang dirilis oleh Bank of Korea pada hari Kamis, pemerintah pusat mengalami defisit sebesar 72.8 triliun won pada neraca publik pada tahun 2020 sebagai akibat dari pengeluaran sebesar 428 triliun won versus pendapatan sebesar 355.2 triliun won, sehingga hal ini menimbulkan tekanan bagi indeks saham Kospi yang ditutup 0.88% lebih rendah.

Memasuki sesi perdagangan akhir pekan ini pergerakan harga dari indeks saham Kospi nampaknya masih mendapat tekanan bearish yang terlihat dari garis EMA 12 yang berada jauh di bawah garis SMA 32 (high, low, close), serta ditambah dengan sinyal MACD yang nampaknya semakin menunjukkan adanya tekanan di area negatifnya.

Namun demikian level support di kisaran 408.60 masih menjadi level psikologis yang cukup kuat bagi peluang terjadinya rebound moderat dengan level psikologis 411.10 menjadi hambatan awal bagi pergerakan bullish jangka pendek, sementara itu level 414.75 menjadi level resisten harian yang kuat sebagai hambatan bagi terbentuknya trend bullish.

Buy @ 409.45 TP 411.95 SL 407.95

Sell @ 408.10 TP 405.60 SL 409.60

Related posts