Header Ads

Kospi Turun Meskipun Data GDP Yang Lebih Kuat

Kospi Turun Meskipun Data GDP Yang Lebih Kuat

Di tengah rilisan data GDP Korea Selatan yang mencatat kenaikan lebih kuat dari perkiraan sebesar 7% pada periode kuartal pertama tahun ini, indeks saham Kospi justru mencatat penurunan hingga 1.13%, yang diakibatkan oleh para investor mencerna data inflasi Cina sembari menunggu data inflasi utama AS di pekan ini.

Tekanan jual jangka pendek bagi indeks saham Kospi dapat terlihat dari pergerakan harga yang berada di bawah garis sinyal EMA 50 dan sinyal Alligator, serta ditambah dengan sinyal RSI Oscilator yang telah mendekati level 30% dan garis sinyal MACD yang menunjukkan penurunan untuk menuju ke area negatifnya.

Namun demikian saat penutupan sesi perdagangan hari Rabu kemarin, indeks saham Nikkei terhambat di level 427.30, dengan level 429.75 menjadi level psikologis bagi kemungkinan pola perdagangan bearish swing movement serta peluang terjadinya rebound apabila level tersebut mampu di break-up dengan target bullish jangka pendek ke 433.25.

Buy @ 430.45 TP 435.65 SL 427.45

Sell @ 426.50 TP 421.25 SL 429.50

Related posts