BoE’s Saunders : Dampak Hard Brexit Akan Lebih Besar

Pejabat penentu suku bunga dari Bank of England, Michael Saunders mengatakan bahwa efek jangka panjang Brexit berpotensi memberikan dampak yang lebih besar terhadap pihak perusahaan dibandingkan dampak yang ditimbulkan oleh pandemi virus corona.

Dalam kesempatan wawancara dengan pihak website TheBusinessDesk.com, Saunder menyampaikan bahwa sektor bisnis akan menghilangkan efek dari Covid-19 karena hal tersebut bersifat sementara, namun efek jangka panjang dari Brexit berpotensi memberikan dampak yang permanen.

Sebelumnya Gubernur Bank of England Andrew Bailey di awal pekan ini, mengatakan bahwa Brexit tanpa kesepakatan akan menyebabkan kerusakan jangka panjang terhadap ekonomi Inggris dibandingkan dampak pandemi, dan akibat dari perubahan tersebut kemungkinan akan terasa selama beberapa dekade kedepan.

Hingga saat ini pihak Inggris dan Uni Eropa masih menegosiasikan perjanjian perdagangan menjelang berakhirnya periode transisi pasca-Brexit pada 31 Desember.

Lebih lanjut Saunder mengatakan bahwa ekonomi Inggris sepertinya tidak mungkin jatuh ke dalam zona resesi.

Beliau juga menambahkan bahwa tidak ada gunanya untuk merasa terlalu khawatir terhadap resesi saat ini, karena saat ini Inggris telah mengalami pemulihan ekonomi yang besar di periode kuartal ketiga lalu, dan diperkirakan akan ada penurunan di periode kuartal keempat ini, namun pihaknya hanya memperkirakan terjadinya kontraksi sekitar 2% di periode tersebut.(WD)

Related posts