Header Ads

BoJ Akan Menyalurkan Pinjaman Di Akhir Tahun

Di bawah skema kebijakan baru yang menargetkan kegiatan yang bertujuan untuk memerangi perubahan iklim saat ini, Bank of Japan menyampaikan bahwa mereka akan mulai menyalurkan pinjaman di akhir Desember mendatang, sebagai bagian dari upaya untuk menyelaraskan diri dengan dorongan menuju masyarakat yang lebih “go green” secara global.

Dalam sebuah pernyataannya pasca mengumumkan hasil kebijakan moneternya, bank sentral Jepang menyampaikan bahwa akan mulai menerima aplikasi pada hari Rabu dari lembaga keuangan yang ingin memanfaatkan skema baru, dan setelah proses pencairan di bulan Desember mendatang maka pinjaman akan ditawarkan sekitar dua kali dalam setahun.

Untuk itu BoJ mengatakan bahwa lembaga keuangan akan diminta untuk menyampaikan target serta hasil aktual mereka dalam program investasi hijau dan pinjaman, serta langkah-langkah apa yang mereka ambil untuk memenuhi aturan pengungkapan yang diusulkan untuk dijadikan ketetapan oleh Task Force on Climate-Related Financial Disclosures (TCFD).

Dalam tinjauan suku bunga selama dua hari yang berakhir di hari ini, pihak Bank of Japan telah memutuskan rincian skema tesebut, yang mana “green plans” mereka datang di saat bank sentral utama lainnya tengah berusaha untuk menggunakan bobot institusionalnya guna mengatasi permasalahan perubahan iklim.

Pada bulan Juli lalu pihak bank sentral Jepang telah memaparkan garis besar skema iklim, yang mana mereka akan menawarkan pinjaman tanpa bunga yang dapat diperpanjang hingga 2030 mendatang kepada pihak bank-bank yang meningkatkan program green loan dan berkelanjutan.

Dengan demikian pihak bank sentral telah bertukar pandangan dengan lembaga keuangan, guna memilah-milah rincian yang telah disampaikan, seperti mengenai aturan pengungkapan dan frekuensi operasi pasar.

TCFD merupakan badan internasional yang dibentuk oleh lembaga Financial Stability Board (FSB) sebagai upaya untuk mengembangkan aturan pengungkapan risiko keuangan yang berkaitan dengan permasalahan iklim bagi perusahaan, bank serta investor.(WD)

Related posts