BoJ’s Kuroda : Pemulihan Ekonomi Berjalan Moderat

Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengeluarkan peringatan bahwa ekonomi Jepang tetap mengalami peningkatan namun laju pemulihan di segala sektor kemungkinan besar berada dalam kondisi yang moderat, seiring masih adanya kekhawatiran terhadap berlanjutnya pandemi virus corona.

Dalam hal ini bank sentral Jepang menawarkan penilaian yang lebih suram dibandingkan tiga bulan sebelumnya, untuk dua dari sembilan wilayah di Jepang serta mereka tetap mempertahankan pandangannya mengenai area yang tersisa, sehingga menandakan sikap optimisme yang cenderung berhati-hati terhadap prospek pemulihan yang rapuh.

Jepang tengah mengalami kebangkitan jumlah infeksi virus Covid-19, dengan catatan kasus yang dilaporkan di wilayah barat Osaka, yang mana telah mendorong pihak berwenang untuk memberlakukan langkah-langkah kebijakan lockdown yang ditargetkan.

Dalam pidatonya di pertemuan kuartalan manajer cabang regional BoJ, Kuroda mengatakan bahwa ekonomi Jepang kemungkinan akan berangsur-angsur membaik berkat rebound dalam laju permintaan global serta mendapat dorongan dari belanja fiskal besar-besaran dari pemerintah.

Lebih lanjut Kuroda mengatakan bahwa namun demikian laju pemulihan akan berjalan secara moderat menyusul kehati-hatian terhadap pandemi yang tetap ada, serta konsumsi di sektor jasa yang akan tetap berada di bawah tekanan untuk sementara waktu, akibat infeksi Covid-19 yang kembali muncul sejak musim gugur lalu.

Dalam laporan triwulanan ekonomi regional, BOJ merevisi pandangannya untuk dua area yang sebagian besar disebabkan oleh berlanjutnya kelemahan dalam konsumsi jasa.

Sementara untuk penilaian terhadap wilayah yang tersisa lainnya tetap tidak berubah, yang mana laporan tersebut menyoroti perbedaan yang tumbuh antara eksportir yang mendapat manfaat dari laju permintaan global yang meningkat, serta pihak pengecer yang menderita akibat terpukulnya konsumsi akibat pandemi.

Laporan tersebut akan menjadi salah satu faktor yang akan diteliti oleh Bank of Japan di saat mereka mengeluarkan proyeksi pertumbuhan di periode kuartalan baru pada tinjauan suku bunga di bulan ini.

Seperti yang dikutip dalam laporan tersebut, produsen elektronik di Kyoto, Jepang bagian barat, menyampaikan bahwa pasar mobil AS telah pulih lebih cepat, sementara pasar smartphone juga menunjukkan kinerja yang baik, sehingga pihaknya melihat adanya peningkatan pesanan untuk suku cadang elektronik.

Sedangkan seorang operator restoran di kota Nagoya, Jepang bagian tengah telah mengeluhkan terkait tidak banyaknya pelanggan akibat sikap hati-hati terhadap pandemi virus corona.

Pada tahun lalu ekonomi Jepang telah bangkit dari keterpurukan, yang disebabkan oleh pandemi, menyusul dukungan dari sisi ekspor, namun peluncuruan vaksin yang lebih lambat serta lonjakan baru dalam kasus Covid-19 telah mengaburkan prospek konsumsi.(WD)

Related posts