Header Ads

Dollar Jatuh Ke Level Terendah Dalam Empat Pekan

Mundurnya imbal hasil Treasury AS dari lonjakan yang dicatat di bulan lalu, menjadi faktor utama bagi merosotnya kinerja greenback hingga ke level terendahnya dalam empat pekan terakhir terhadap mata uang utama lainny, menyusul para investor yang semakin yakin bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunganya di kisaran rendah dalam beberapa waktu kedepan.

Sementara mata uang Rubel Rusia melemah hingga lebih dari 1% menjadi 76.65 per Dollar, di tengah laporan bahwa AS akan mengumumkan sanksi terhadap Rusia terkait dugaan campur tangan terhadap pelaksanaan pemilu serta aktifitas di dunia maya yang dinilai berbahaya.

Petr Krpata selaku chief EMEA FX and IR strategist di ING Bank, mengatakan bahwa menyusul reaksi greenback yang diredam terhadap angka inflasi di bulan Maret pada awal pekan ini, dan nampaknya wacana inflasi dan laju pertumbuhan AS yang positif saat ini, sebagian besar telah diperhitungkan dengan kinerja dari USD, oleh karena itu dampak positif terhadap USD kemungkinan terbatas dan imbal hasil Treasury AS berperilaku positif dan data ekonomi AS yang solid dapat mendukung mata uang yang terpengaruh oleh siklus di negara anggota G10.

Sementara itu Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral AS akan mengurangi pembelian obligasi bulanannya sebelum berkomitmen untuk menaikkan suku bunga, yang mana ini menjadi sebuah skenario yang dinilai oleh sejumlah investor sebagai sesuatu yang pasti.

Ahli strategi mata uang di Nomura Securities Yujiro Goto mengatakan bahwa ketika data ekonomi berada dalam kondisi yang kuat, dan The Fed tetap bersikap dovish, maka pasar dapat melihat mata uang yang sensitif terhadap risiko yang menguat terhadap greenback dan Yen.

Sedangkan Osamu Takashima yang menjabat sebagai kepala strategi mata uang di Citigroup Global Markets Japan, menilai bahwa sentimen risiko telah membaik sehingga menyeret imbal hasil obligasi dan Dollar, dan dirinya meyakini bahwa tren pelemahan mata uang USD masih akan berlanjut.(WD)

Related posts