Header Ads

Ekonomi Inggris Tumbuh Kuat Di Tingkat Bulanan

Dalam skala bulanan pertumbuhan ekonomi Inggris mencatat kenaikan yang lebih kuat dari perkiraan di bulan Maret lalu Februari sebelumnya, mencerminkan kekuatan yang akan pulih di tahun ini pasca mengalami kemerosotan akibat pandemi di tahun lalu.

Office for National Statistics merilis data Gross Domestick Product yang tumbuh 2.1% di bulan Maret dari revisi naik 0.7% di bulan sebelumnya dan lebih kuat dari perkiraan pertumbuhan 1.5% dalam jajak pendapat Reuters, seiring pengurangan pembatasan aktifitas di sejumlah sektor penopang ekonomi meskipun sektor jasa masih mengalami pembatasan yang ketat saat itu.

Akan tetapi selama periode triwulan pertama tahun ini, ekonomi Inggris justru terpantau mengalami kontraksi hingga 1.5%, seiring langkah-langkah penguncian dalam skala nasional yang terus membebani aktifitas ekonomi, namun penyusutan ini masih jauh lebih rendah dari perkiraan penurunan 1.7% dalam hasil jajak pendapat Reuters terhadap sejumlah ekonom.

Namun dengan penghapusan langkah-langkah lockdown yang saat ini telah dihapus telah membuka kembali aktifitas ekonomi, sehingga Inggris kemungkinan akan mengalami rebound pertumbuhan yang tajam di sisa tahun ini, seperti yang diperkirakan oleh IMF bahwa GDP Inggris akan tumbuh 5.3% di tahun 2021 setelah mengalami kontraksi tahunan terbesar sejak terjadinya Great Frost di tahun 1709 silam.

Pada awal pekan ini Perdana Menteri Boris Johnson telah mengumumkan bahwa tahap pelonggaran lockdown berikutnya akan berjalan sesuai rencana pada 17 Mei mendatang, seiring perjalanan internasional akan kembali diizinkan di sebagian besar wilayah serta diperbolehkannya sektor perhotelan untuk kembali membuka aktifitas mereka di dalam ruangan, yang selama ini menjadi jalur utama bagi industri jasa yang dominan di Inggris.

Selain itu Bank of England pada pekan lalu telah menyampaikan perkiraan mereka bahwa negara ekonomi terbesar kelima dunia tersebut akan mampu pulih dengan cepat, seiring dicabutkan kebijakan pembatasan, dan diprediksi mampu tumbuh hingga 7.25% selama tahun 2021.

Hal ini dinilai oleh Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak yang mengatakan bahwa meskipun mengawali tahun ini dengan kesulitan, namun pertumbuhan ekonomi di bulan Maret telah menjadi pertanda sesuatu yang menjanjikan di masa mendatang, dan di saat pemerintah membuka kembali aktifitas ekonominya secara hati-hati, maka dirinya akan mengambil semua langkah yang diperlukan guna mendukung laju pemulihan.(WD)

Related posts