Header Ads

Guo : Perbankan Harus Meningkatkan Provisi Kerugian

Sebuah berita dari kantor berita resmi Xinhua melaporkan bahwa industri perbankan diperkirakan akan melepas pinjaman macet di tahun 2020 hingga senilai 3.4 triliun Yuan ($489.91 milliar), dengan tujuan untuk menahan risiko keuangan dalam ekonomi Cina yang melemah akibat hantaman pandemi Covid-19.

Mengutip pernyataan dari Ketua Komisi Pengaturan Perbankan dan Asuransi Cina (CBIRC), Guo Shuqing yang mengatakan saat wawancara bahwa sektor ini selanjutnya akan meningkatkan pelepasan pinjaman buruk pada tahun 2021 mendatang, karena sejumlah masalah akan terungkap di tahun depan yang diakibatkan oleh pembayaran pinjaman yang tertunda.

Lebih lanjut Guo mengatakan bahwa lembaga pemberi pinjaman di Cina telah membuang pinjaman buruk sebanyak 2.3 triliun Yuan selama tahun 2019.

Sebagai Ketua Partai Komunis bank sentral Cina, Guo juga mengeluarkan peringatan bahwa risiko di sektor keuangan cenderung terjadi dalam keadaan saat ini dan juga bahwa tekanan ke atas terhadap sektor pinjaman yang buruk berada dalam kondisi yang relatif besar.

Selain itu Guo juga mendesak pihak bank untuk meningkatkan provisi kerugian di sektor pinjaman dan sekaligus menambah modal mereka untuk memperkuat penyangga terhadap risiko.(WD)

Related posts