Pertumbuhan Bisnis Zona Euro Sentuh Tertinggi 15 Tahun

Pertumbuhan bisnis zona euro berakselerasi pada laju tercepatnya dalam 15 tahun pada bulan Juni. Disebabkan pelonggaran terhadap aksi penguncian melepaskan permintaan yang terpendam dan mendorong ledakan di sektor jasa yang dominan tetapi juga menyebabkan tekanan harga yang melonjak. Hal ini tertuang dalam sebuah survei.

Ketika virus corona menyebar dengan cepat, pemerintah memberlakukan pembatasan ketat, mendorong warga untuk tinggal di rumah dan memaksa sebagian besar industri jasa tutup.

Tetapi setelah awal yang lambat, upaya vaksinasi di kawasan itu meningkat dan beban pada layanan kesehatan telah berkurang, memungkinkan beberapa pembatasan yang ditempatkan pada perusahaan jasa – yang sudah beradaptasi dengan kondisi new normal – dicabut.

Itu menyebabkan lonjakan data PMI Komposit Markit, yang dilihat sebagai panduan yang baik untuk kesehatan ekonomi, menjadi 59,2 dari 57,1, angka tertinggi sejak Juni 2006. Angka PMI di atas tanda 50 yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi dan perkiraan jajak pendapat Reuters untuk 58,8.

“Peluncuran vaksin yang dipercepat dan penurunan jumlah kasus memungkinkan pembatasan dilonggarkan dan konsumen merasa lebih percaya diri,” kata Willem Sels, kepala investasi, Private Banking and Wealth Management di HSBC.

“Layanan jasa, dan konsumsi khususnya, melihat momentum yang kuat dan sekarang menjadi mesin nomor satu pertumbuhan ekonomi Eropa.”

PMI flash Jasa rebound ke 58,0 dari 55,2, tertinggi sejak Januari 2018 dan di atas prediksi jajak pendapat Reuters 57,8 . Menyarankan bahwa momentum akan berlanjut, indeks bisnis baru naik ke level tertinggi hampir 14 tahun di 57,7 dari 56,6.

Pelonggaran pembatasan terbaru di Jerman dan Prancis, dua ekonomi terbesar blok itu dan satu-satunya yang melaporkan PMI flash, memimpin booming sektor layanan di sana juga.

Di Inggris, di luar zona euro dan Uni Eropa, pertumbuhan di sektor swasta hanya sedikit menurun dari level tertinggi sepanjang masa pada Mei ketika lebih banyak pembatasan virus corona dicabut.

Related posts