Header Ads

RBNZ’s Hawkesby : Bank Sentral Meredam Ekspektasi Suku Bunga

Bank sentral Selandia Baru berupaya untuk meredam ekspektasi kenaikan suku bunga dalam jumlah yang lebih besar dalam pertemuan kebijakannya di bulan depan, dengan mengindikasikan untuk mengambil pendekatan yang lebih berhati-hati.

Hal ini tertuang dalam komentar yang disuarakan oleh Asisten Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Christian Hawkesby, yang mengatakan dalam pidatonya bahwa di tengah ketidakpastian di saat risikonya seimbang maka pihak RBNZ secara global cenderung mengikuti jalur yang mulus, sembari mempertahankan suku bunga kebijakan mereka tidak berubah atau bergerak dalam kisaran kenaikan sebesar 25 basis poin.

RBNZ dijadwalkan melakukan pertemuan di awal bulan Oktober mendatang untuk meninjau pengaturan kebijakan moneternya, menyusul langkah bank sentral yang menahan kenaikan suku bunga resminya di bulan Agustus lalu, meskipun tekanan inflasi mengalami peningkatan pasca wabah baru virus corona varian Delta.

Dalam sebuah pernyataannya Sharon Zollner selaku kepala ekonom ANZ Bank mengatakan bahwa RBNZ menekankan bahwa di saat ketidakpastian, maka diperlukan pendekatan kebijakan yang terukur secara tepat, dan pihaknya tidak pernah berpikir bahwa kenaikan sebesar 50 basis poin kemungkinan merupakan awal dari siklus kenaikan, dimana perkiraan suku bunga tidak berubah dengan kenaikan 25 basis poin di periode Oktober dan November, untuk menuju suku bunga di kisaran 1.5% di bulan Agustus tahun depan.

Dalam pidatonya yang menggunakan referensi suku Maori secara keseluruhan, Hawkesby mengatakan bangau putih yang lebih mudah beradaptasi adalah metafora yang lebih tepat untuk menggambarkan pendekatan bank sentral terhadap keputusan kebijakan moneter di saat ketidakpastian dibandingkan sikap hawkish yang menandakan suku bunga lebih tinggi atau dovish yang menandakan suku bunga di kisaran yang lebih rendah.

Selain itu Hawkesby mengatakan bahwa pendekatan yang paling baik diambil oleh pihak RBNZ selama pandemi, mengharuskannya untuk dapat beradaptasi dan bergerak secara hati-hati dalam langkahnya dengan percaya diri dan cepat untuk tetap meraih sukses.

Lebih lanjut Hawkesby menambahkan bahwa pihaknya berada dalam posisi yang baik untuk menavigasi periode ke depan, dengan pasar tenaga kerja yang beroperasi untuk menciptakan lapangan kerja yang berkelanjutan secara maksimum, ekspektasi inflasi yang tetap berada dalam target mereka serta pasar keuangan yang berfungsi dengan lebih baik.(WD)

Related posts