Retail Sales Menopang Penguatan USD

Secara mengejutkan, publikasi data US Retail Sales untuk bulan Agustus 2021 tercatat naik 0.7%. Melibas prediksi  turun (-0.7%) setelah  pada bulan Juli anjlok (-1.8%).

Perubahan total nilai penjualan pada tingkat  eceran ke arah positif tersebut, segera menebarkan optimisme bahwa aktivitas ekonomi Amerika Serikat dari aspek belanja warganya masih menyala.

Data retail sales yang biasanya  menjadi barometer awal dan meluas untuk meninjau data vital belanja konsumen (consumer spending);  juga sejenak meredakan kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi di Amerika Serikat telah kehilangan momentumnya. Dan para partisipan forex market pun mulai optimis bahwa kebijakan Tapering oleh Fed akan dipercepat.

Faktor tambahan pelecut dominasi USD pada sepanjang hari Kamis kemarin (16 September 2021) adalah rilisan data Philly Fed Manufacturing Index, yang juga berlabel melebihi estimasi, yaitu 30.7 dari 18.9 dan sebelumnya 19.4.

Konsistensi performa mengesankan USD pada penghujung pekan ini, akan dipengaruhi oleh publikasi US Prelim UoM Consumer Sentiment dengan perkiraan naik pada indeks 71.9 dari sebelumnya 70.3.

Jika data US Consumer Sentiment  selaras dengan prediksi, bahkan melebihinya, maka ekstensi penguatan USD akan berlangsung hingga penutupan pasar New York.

Sebaliknya, bila melenceng jauh dari prediksi akan menjadi faktor peredam agresivitas USD  bahkan USD berpotensi ditutup pada zona negative.

Related posts