Header Ads

Rightmove : Harga Rumah Inggris Melonjak

Situs properti Rightmove menunjukkan bahwa harga rumah di Inggris mengalami lonjakan di bulan ini, seiring keringanan pajak terhadap pembelian serta suku bunga yang berada di level terendahnya, sehingga mendorong kenaikan minat beli terhadap rumah baru.

Harga rata-rata rumah di bulan April naik sebesar 2.1% menjadi £ 327,797 ($ 450,983), yang menandai kenaikan kedua kalinya dalam satu bulan terakhir dan mencatat kenaikan terbesar dalam lima tahun belakangan, yang mana hampir seperempat penjualan di pasar properti terjadi hanya kurang dari seminggu, dengan lonjakan paling besar terjadi di wilayah luar London.

Angka yang dirilis tersebut memberikan cerminan adanya dukungan dari konsumen untuk pindah ke luar kota setelah mengalami tiga kali lockdown berskala nasional guna mengendalikan virus corona di tahun lalu.

Selain itu para pembeli rumah juga memanfaatkan biaya pinjaman yang mendekati rekor terendahnya serta bantuan dari Departemen Keuangan dalam bentuk dukungan untuk peminjam dengan simpanan kecil.

Terkait akan hal ini Tim Bannister selaku direktur data properti Rightmove, mengatakan bahwa ini merupakan sebuah lompatan besar, terutama jika mengingat bahwa pembatasan kebijakan penguncian aktifitas ekonomi, masih membatasi pergerakan penduduk, namun nampaknya ini menjadi pertanda awal bagi potensi lonjakan harga di musim semi.

Sementara itu sebuah survei terpisah dari perusahaan riset LonRes menunjukkan adanya kekuatan di pasar perumahan mewah di kawasan London, yang ditandai dengan lonjakan jumlah transaksi di ibu kota Inggris tersebut, karena para pembeli telah mengambil kesempatan untuk mengambil keringanan pajak.

Para pembeli di area termahal di kawasan London dapat memanfaatkan penurunan, dengan rumah-rumah di pusat kota yang mendapat diskon besar-besaran hingga sebesar 2.8% dibanding tahun lalu, sehingga dalam tiga bulan pertama tahun ini, kota tersebut mencatat jumlah penjualan tertinggi sejak 2016, saat para investor bergegas membeli sebelum adanya kenaikan pajak.

Menurut Rightmove bahwa kurangnya properti yang masuk ke pasar dalam beberapa bulan terakhir telah membantu menaikkan harga, seperti yang disampaikan oleh Richard Freshwater sebagai agen real estat dan direktur di Cheffins, bahwa ini menjadi kekurangan stok terbesar yang pernah terjadi di pasar setidaknya dalam 20 tahun terakhir, dan ini juga menyebabkan area di luar London menjadi yang paling banyak diminati.

Lebih lanjut disebutkan oleh Rightmove bahwa aktifitas pasar properti kemungkinan masih akan tetap kuat selama sisa tahun 2021 ini, meskipun ada sejumlah pertanda yang menunjukkan adanya sedikit perlambatan, seiring sejumlah dukungan pemerintah untuk individu dan sektor bisnis berpotensi melemah.(WD)

Related posts