Robertson : Ekonomi Selandia Baru Berjalan Lebih Baik Dari Perkiraan

Menteri Keuangan Selandia Grant Robertson dalam konferensi persnya mengatakan bahwa ekonomi Selandia baru berjalan lebih baik dari perkiraan semula, berkat respon yang lebih baik terhadap aktifitas ekonomi dan kesehatan terhadap pandemi virus corona.

Dalam kesempatan tersebut Robertson juga mengatakan bahwa pemerintah telah mengumumkan rencana untuk mengatasi potensi adanya gelombang kedua dari infeksi virus dengan menyisihkan anggaran sebesar NZ$14 milliar atau sekitar $9.16 milliar dari COVID Response and Recovery Fund yang masuk dalam anggaran tahun ini di bulan Mei lalu.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Selandia baru berjalan lebih baik dari yang diharapkan pada awalnya dan jauh lebih terbuka dibandingkan negara lainnya di dunia, dengan demikian pihaknya akan melakukan pengelolaan dana hutang seketat mungkin dan tetap bersiap untuk menghadapi badai di masa mendatang.

Robertson mengatakan pemerintah tidak lagi mempertimbangkan pemberian “helicopter cash” atau distribusi uang tunai gratis langsung kepada setiap individu sebagai bentuk stimulus kebijakan untuk ekonomi, yang merupakan sebuah strategi yang tengah dibahas pada bulan Mei lalu.

Dengan 22 kematian dari 1.204 infeksi virus, Selandia Baru telah berhasil meredam pandemi Covid-19 dan terakhir melaporkan penularan pada 80 hari yang lalu.

Meskipun laju pertumbuhan ekonomi telah mulai berada di level sebelum terjadinya pandemi, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern telah mengeluarkan peringatan terhadap potensi terjadinya gelombang infeksi kedua, seperti yang dialami oleh negara-negara lainnya di belahan dunia.(WD)

Related posts