Header Ads

Sebelum Ritres, Oil Menyapa Level Tertinggi 3 Tahun

Harga Oil mencapai level tertinggi dalam 3  tahun, yaitu  di atas $83.93 per barel (MT4 TopGrowth) pada sesi perdagangan hari keempat pekan ini (Kamis, 21 Oktober 2021), dipicu oleh ketatnya pasokan dan krisis energy global.

Namun, aksi mencicil profit oleh para investor sejenak meredam agresivitas  jejak Oil. Faktor tambahan lain yang menjadi pendongkrak performa Oil adalah laporan dari Administrasi Informasi Energi AS pada hari Rabu kemarin (20 Oktober 2021) berkenaan dengan persediaan minyak mentah Amerika Serikat di pusat penyimpanan Cushing,  tercatat anjlok pada level terendah dalam tiga tahun.

Crude Oil Inventories  pada akhir pekan 15 Oktober 2021, dilaporkan menyusut sebanyak (-400.000 barel) dari  ekspektasi 2.1 juta barel, setelah sebelumnya berlimpah sebanyak 6.1 juta barel.

Meski menyeruak beberapa proses koreksi, tetapi sentiment keseluruhan tetap kuat, karena tidak ada peningkatan besar dalam produksi oleh Amerika Serikat atau OPEC +.

Lambatnya peningkatan pasokan minyak mentah oleh OPEC + berkelindan dengan krisis batur bara dan gas global yang memicu pola peralihan konsumen pada minyak untuk pembangkit listrik, menjadi faktor katalis kenaikan minyak mentah global hingga detik ini.

Sehingga potensi lonjakan harga minyak lebih tinggi tetap terbuka, selama OPEC + bertahan dengan rencana peningkatan produksinya secara bergradasi, sementara permintaan (demand) diperkirakan akan terus naik mencapai tingkat pra-pandemi

Related posts