Sentimen Bisnis Australia Mencetak Rekor Baru

Alan Oster dari National Australia Bank menggambarkan sektor bisnis Australia yang berada dalam kondisi yang menakjubkan, seiring indikator ketenagakerjaan, profitabilitas serta perdagangan mengalami lonjakan, sehingga sentimen bisnis di negeri kangguru tersebut mampu memecahkan rekornya di bulan April lalu.

Dalam sebuah pernyataannya National Australia Bank (NAB) mengatakan bahwa tingkat kepercayaan bisnis mencatat kenaikan menjadi 26 poin dari revisi kenaikan menjadi 17 poin di bulan Maret sebelumnya, yang mana indeks kondisi yang mengukur laju perekrutan, penjualan serta keuntungan, mengalami lonjakan hingga menjadi 32 poin dari revisi 24 poin.

Lebih lanjut Alan Oster mengatakan bahwa sepertinya ekonomi Australia telah melewati fase rebound dari laju pemulihan dan saat ini tengah mengalami fase pertumbuhan yang sehat di sebagian besar sektor perekonomian.

Jika dilihat dari hasil survei maka ada harapan untuk tingkat investasi bisnis dan data yang ditunjukkan oleh Australian Bureau of Statistics semakin meningkat sehingga hal ini seharunya mampu menghasilkan pertumbuhan lapangan kerja yang berkelanjutan.

Reserve Bank of Australia terus melakukan pemantauan dengan cermat terkait hasil survei sentimen, yang kemungkinan akan mendapat dorongan dari sinyal positif untuk laju investasi dan perekrutan yang lebih tinggi.

Diketahui bahwa pihak bank sentral serta pemerintah telah memompa stimulus untuk membantu melindungi ekonomi Australia dari dampak pandemi dan telah berjanji untuk terus memberikan dukungan disaat berupaya untuk mendapatkan lapangan kerja maksimum, guna menghidupkan kembali laju pertumbuhan upah dan inflasi.

Disebutkan sebelumnya Reserve Bank of Australia mengatakan bahwa setidaknya mereka akan mempertahankan suku bunga di kisaran dekat nol persen hingga tahun 2024 mendatang, sementara pemerintah diharapkan untuk mengumumkan lebih banyak infrastruktur serta pengeluaran untuk perawatan lansia dalam kondisi pekerjaan yang padat dalam laporan anggarannya besok, karena mereka juga tetap mempertahankan dukungan bagi laju perekrutan.

Dalam rilisan data sentimen bisnis pada hari ini, pihak National Australia Bank juga menyampaikan bahwa tekanan harga nampaknya akan mengalami peningkatan, seiring langkah-langkah survei yang cenderung tinggi, namun untuk saat ini semua tindakan resmi serta prospek laju inflasi masih tetap dalam kondisi yang lemah.(WD)

Related posts