Header Ads

Tingkat Pengangguran Inggris Naik Untuk Pertama Kali Sejak Maret

Untuk pertama kalinya sejak diterapkannya kebijakan lockdown di bulan Maret lalu, tingkat pengangguran di Inggris mencatat kenaikan, namun dalam data resmi ditunjukkan bahwa laju penurunan pekerjaan tidak terlalu parah dari yang dikhawatirkan sebelumnya.

Office for National Statistics melaporkan bahwa tingkat pengangguran mengalami peningkatan hingga sebesar 4.1% dalam tiga bulan hingga Juli, dari sebelumnya di 3.9% pada periode April hingga Juni lalu, yang sesuai dengan estimasi dari ekonom yang disurvei oleh Reuters.

Namun demikian dilaporkan bahwa penurunan jumlah orang dalam pekerjaan relatif kecil di angka 12 ribu, dibandingkan dengan perkiraan median untuk penurunan hingga 125 ribu dalam jajak pendapat Reuters.

Sementara angka dari kantor pajak Inggris menunjukkan bahwa jumlah staf dalam daftar penggajian perusahaan turun menjadi 695 ribu di periode antara Maret dan Agustus, dari revisi tajam di angka 659 ribu di periode Maret hingga Juli.

Para ekonom memperkirakan lebih banyak pekerjaan akan hilang karena subsidi retensi pekerjaan yang sangat besar dari pemerintah dihentikan sebelum berakhir pada akhir Oktober.

Dalam sebuah pernyataan dari Menteri Keuangan Inggris Rishi Sunak disebutkan bahwa ini merupakan masa yang sulit bagi banyak orang karena pandemi terus memberikan dampak yang bersar terhadap sektor pekerjaan dan mata pencaharian masyarakat Inggris, sehingga prioritasnya adalah untuk melindungi lapangan kerja sekaligus membantu warga Inggris untuk kembali bekerja.

Disebutkan bahwa jumlah lowongan kerja mencatat kenaikan menjadi 434 ribu dalam tiga bulan hingga Agustus lalu, yang mana angka ini hampir 30% lebih tinggi dibandingkan periode April hingga Juni, namun hampir setengah dari angka yang tercatat sebelum terjadinya pandemi.(WD)

Related posts