USD Masih Tampil Impresif

Setelah dua pekan terakhir mengendalikan tren terhadap rival mata uang utama lainnya, pada  sesi transaksi awal  pekan ini konsistensi performa apik USD terlihat masih solid, meski berpotensi diselipi pola koreksi teknikal.

Kekhawatiran atas kesehatan keuangan perusahaan raksasa properti Cina, Evergrande menjadi faktor katalis penguatan USD lebih lanjut; di samping pola antisipasi para trader dan investor menjelang rapat Fed dua hari ke depan dengan nuansa positif pelaksanaan Tapering akan tetap menjadi komitmen Fed.

Dorongan sentiment aksi jual di pasar valuta asing efektif mendongkrak USD sebagai safe-haven nampaknya cukup beralasan,  menyusul  laporan bahwa Evergrande—pengembang property terbesar kedua di Cina  berdasarkan penjualan—terlilit utang senilai 300 milyar USD.

Kondisi tersebut telah mencuatkan keraguan kemungkinan gagal bayar Evergrande atas bunga obligasi senilai 83.5 juta USD yang akan jatuh tempo pada Kamis pekan ini. Dan jika  kasus gagal-bayar tersebut terjadi, maka akan berimplikasi secara meluas pada ekonomi Cina di saat pertumbuhan terlihat rapuh.

Di sisi lain, para investor dan trader masih dibalut keyakinan dan optimisme positif bahwa Fed akan tetap merencanakan pengurangan pembelian asset tahun ini, namun menunda memberi rincian atau garis waktu pada pertemuan nanti.

Meski demikian, rilisan sentiment konsumen AS pada Jumat pekan kemarin, mengindikasikan bahwa kepercayaan meningkat, sementara penjualan di tingkat ritel—secara mengejutkan—sangat kuat pada bulan Agustus, yang menyiratkan bahwa aktivitas ekonomi membaik.

Para analis menilai bahwa kendati Fed tidak akan merepresentasikan secara tegas berkenaan waktu-tepat penerapan Tapering, namun Fed diperkirakan akan mengambil langkah lebih lanjut untuk menjadi konkret tentang kapan dan bagaimana (Tapering) ke depannya

Related posts