USD Menanti Publikasi US Retail Sales

Kecuali versus mata uang Jepang, secara general—performa USD pada tiga hari terakhir pekan ini, relative bergerak dalam rentang transaksi moderat. Sesekali terjadi pola swing dalam volatilitas yang cukup intens, sebagai refleksi para partisipan pasar uang bersikap dinamis dalam merespon setiap rilisan data dari Washington.

Sebagaimana pasca rilisan data US CPI pada hari Selasa (14 September 2021), meski melenceng dari prediksi dan sempat menjerumuskan USD pada tekanan jual oleh rival mata uang lainnya, terutama versus EUR dan GBP; namun persepsi pasar terkait kemungkinan Fed “tetap” akan mengimplementasikan kebijakan Tapering tahun ini; menjadi alasan bagi trader dan investor untuk tidak melepas USD secara serempak dan sporadis.

Mereka melakukan aksi hit and run untuk kembali mendekap USD; sehingga pola jejak USD versus mata uang utama lainnya, mampu berbalik mengendalikan tren; yang pada gilirannya USD kerap bergerak dalam kisaran antara support dan resisten moderat.

Meskipun focus utama adalah pertemuan Fed pada 22-24 September 2021 pekan yang akan datang, namun arah pergerakan USD pada hari ini, kembali akan diuji oleh lansiran data berkualifikasi sensitive, yaitu US Retail Sales untuk bulan September dengan prediksi anjlok tipis (-0.7%) dari -1.1. Sementara untuk Core Retail Sales, diperkirakan turun -0.1% dari -0.4%.

Selama hasil data tersebut tidak terlalu ekstrim dalam kategori mengecewakan atau jauh di bawah prediksi, maka pola pergerakan USD terhadap rival mata uang utama lainnya masih dalam kisaran antara support dan resisten berdasarkan perspektif analisa teknikal.

Sebaliknya, jika berlabel sangat mengejutkan melebihi estimasi, kembali membuka peluang bagi USD untuk mengendalikan tren; terutama versus EUR, CHF, GBP dan AUD.

Di sisi lain, penguatan mata uang Jepang versus USD pada hari Rabu kemarin (15 September 2021) dipicu oleh aliran dana yang masuk pada pasar saham Jepang, sehingga Nikkei menggapai level puncak multi-dekade  pekan ini.

USDJPY terpantau paling dramatis penurunannya dan  hari ini berpotensi menguji level 109.000 hingga 108.500.

Related posts