Alibaba Group Berencana Membeli Saham Yunda Holding

Perusahaan e-commerce terbesar Cina, Alibaba Group Holding Ltd berencana untuk membeli setidaknya 10% sham dari Yunda Holding Co Ltd, yang mana rencana ini menandai investasi kelima dari perusahaan tersebut di sektor kurir.

Alibaba berkeinginan untuk membeli saham dari pasangan Nie Tengyun dan Chen Liying sebagai pemegang saham pengendali yang memiliki 52.19% saham Yunda melalui perusahaan mereka yaitu Shanghai LuoJieSi Investment Management.

Sebuah sumber membeberkan bahwa perusahaan e-commerce tersebut bisa saja membeli hingga 15% saham Yunda yang saat ini terdaftar di bursa Shenzen.

Menurut peraturan Cina, kepemilikan saham lebih dari 5% di perusahaan yang terdaftar di dalam negeri dapat dijual dengan diskon sebanyak 10% dari harga saham perusahaan pada hari perdagangan terakhir sebelum kesepakatan.

Jika mengacu pada harga penutupan pasar di hari Senin kemarin, kesepakatan tersebut kemungkinan bernilai hingga $790 juta, karena Yunda saat ini memiliki kapitalisasi pasar sekitar $8.78 milliar.

Sebelumnya Alibaba diketahui telah membeli saham kecil di Yunda yang berada di bawah ambang batas untuk diungkapkan.

Setidaknya langkah ini akan menandai stepforward lainnya dalam upaya Alibaba untuk mendapatkan peran yang lebih besar dalam industri pengiriman ekspres Cina yang saat ini terpecah namun mengalami perkembangan yang pesat.

Sebuah data dari State Post Bureau pada Januari lalu menunjukkan bahwa Yunda sebagai perusahaan pengiriman domestik telah mampu mengirimkan sebanyak 63 milliar parsel di tahun lalu, naik sebesar 24% dari tahun 2018, sementara laju pendapatan mereka telah tumbuh sebesar 23% di tingkat tahunan menjadi 745 miliar Yuan atau sekitar $104.95 milliar.

Namun demikian masih banyak perusahaan sejenis yang berada di bawah tekanan untuk meningkatkan infrastruktur logistik serta layanan guna mempertahankan pangsa pasar mereka karena bisnis ritel online terus mengalami pertumbuhan di tengah persaingan harga yang berkelanjutan.

Selain itu Alibaba juga telah mengambil sebanyak 14.65% saham di perusahaan pengiriman ekspres besar lainnya yaitu STO Express Co Ltd melalui sebuah kesepakatan senilai 4.66 milliar Yuan.

Yunda Holding yang berbasis di Shanghai merupakan salah satu dari sejumlah perusahaan kurir yang bekerja dengan pihak Alibaba di bawah divisi logistik mereka yaitu Cainiao yang diluncurkan pada tahun 2013 silam.(WD)

Related posts